Tidur Kurang, Diabetes Datang
Kamis, 13 Agustus 2009 | 15:27 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta -Satu lagi faktor yang terbukti meningkatkan munculnya penyakit diabetes selain gaya hidup malas-malasan dan makan banyak. Kurang tidur juga jadi penyebab penyakit yang yang diakibatkan meningkatnya kadar gula dalam darah ini.
"Temuan kami menyimpulkan mengkombinasikan gaya hidup tak sehat ala Barat dengan kurangnya waktu tidur akan meningkatkan risiko kelebihan berat badan hingga memunculkan diabetes," kata Dr. Plamen Penev, dari University of Chicago, Illinois, dan peneliti senior dalam penelitian ini.
Penev dan koleganya meneliti 11 perempuan dan lelaki sehat usia paruh baya yang memiliki gaya hidup tak aktif selama 14 hari. Selama itu pula mereka mendapat akses makanan gratis dengan perngurangan waktu tidur mulai dari 8,5 jam hingga 5,5 jam tiap malam.
Selama masa pengurangan waktu tidur ini tiap orang diminta tidur lebih lambat dan bangun lebih cepat secara berangsur-angsur, hingga berhutang waktu tidur sampai dua jam per hari. Pada saat pengujian inilah para partisipan menunjukkan perubahan respon pada hasil tes gula darah. Mereka menunjukkan hasil yang mirip dengan orang yang menjelang terjangkit penyakit diabetes.
"Jika bisa dikonfirmasi dengan hasil penelitian lain, penelitian ini akan menunjukkan bahwa gaya hidup sehat tak hanya soal pola makan sehat dan aktifitas fisik, tapi juga bagaimana tidur berkualitas," kata Penev. Hasil penelitian ini akan diterbitkan di Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, edisi September 2009.
REUTERS
link: http://www.tempointeraktif.co...,20090813-192446,id.html

