Tidur Sehat Maksimalkan Potensi Anak

Tidur Sehat Maksimalkan Potensi Anak

Koran Sindo, Sunday, 12 April 2009

http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/vi ew/228766/" title="http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/content/vi ew/228766/" target="_blank"http://www.seputar-indonesia....

Sejak Januari 2009 Pemerintah DKI telah menjalankan kebijakan memajukan jam masuk sekolah dari pukul 07.00 pagi menjadi 06.30 pagi. Efektif, pola tidur anak-anak ini akan terganggu. Sebagai seorang dokter, Saya merasa berkewajiban mengingatkan akibat buruk dari kebijakan ini.

Sementara negara-negara maju (terutama Amerika) kini justru sedang menjalankan gerakan memundurkan jam masuk sekolah menjadi pukul 08.30 pagi. Ini dilakukan semata- mata untuk meningkatkan kualitas generasi mudanya.

Manfaat Tidur

Tidur dibagi menjadi beberapa tahap, yakni tidur ringan (N1),tidur sedang (N2), tidur dalam (N3) dan tidur mimpi (R).Setelah memejamkan mata,sebentar kemudian kita merasa amat santai dan pikiran melayang-layang tak tentu arah.

Ini adalah tahap tidur N1. Begitu kita mulai tak sadar akan lingkungan sekitar, kita memasuki tidur N2.Beberapa saat kemudian kita masuk ke N3.Dalam fase tidur dalam ini kita akan sulit dibangunkan.Ketika terbangun pun kita akan mengalami disorientasi sejenak. Dari N3, kita akan naik kembali ke N2 beberapa saat lalu masuk ke tahap tidur R (mimpi). Dari R kita kembali ke N2 lalu N3, ke N2 lagi lalu R, dan begitu seterusnya hingga beberapa siklus.

Tahap tidur N3, disebut juga sebagai tahap tidur restoratif karena pada tahap tidur ini semua sel yang rusak diperbaiki. Pada anak khususnya, di tidur N3, dikeluarkan hormon pertumbuhan yang amat penting bagi proses tumbuh kembang anak. Sementara tidur R dipercaya sebagai tahap tidur di mana kemampuan kognitf, mental, dan emosional dijaga. Dalam tahap tidur ini juga terjadi proses konsolidasi memori. Bayangkan jika anak Anda setelah bersusah payah menghafal, tetapi mengalami kekurangan tidur R.Tentu saja kemampuan mengingatnya jadi menurun.

Karena pentingnya kedua tahap tidur ini, ketika mengalami kekurangan tidur, otomatis akan terjadi aksi ”balas dendam” dengan meningkatkan persentasi tidur N3 dan R. Berbagai penelitian belakangan ini, bahkan membuktikan pentingnya kedua tahap tidur ini bagi kemampuan belajar siswa!

Jam Biologis

Di dalam tubuh manusia terdapat jam biologis yang berdetak menentukan saatsaat yang baik untuk beraktivitas ataupun beristirahat. Dengan menyesuaikan jadwal aktivitas dengan jam biologis,produktivitas kita akan menjadi maksimal.

Contoh paling mudah adalah dengan melihat pola aktivitas remaja. Mereka bangun pada pagi hari untuk mengejar masuk kelas pada pukul 06.30 pagi. Saat pelajaran dimulai,banyak di antara mereka yang seolah masih mengawang-awang sulit berkonsentrasi. Untuk benar-benar menyerap pelajaran,mereka membutuhkan usaha keras.

Namun, ketika mendekati pukul 09.00, seolah ada energi baru yang menyusup. Suasana hati lebih gembira, mengikuti pelajaran pun jadi terasa lebih mudah dan menyenangkan.Ini berlangsung hingga jam pulang sekolah. Sementara pada malam hari, tak jarang kita temui remaja yang sedang asyik belajar atau berkarya pada pukul 21.00- 22.00, di mana orangtuanya sudah mulai mengantuk. Bahkan, sering kita dengar keluhan remaja yang sulit tidur jika belum lewat tengah malam.

Sebenarnya, ini normal bagi jam biologis mereka. Pada anak-anak usia SD pun demikian. Meskipun mereka dapat tidur sekitar pukul delapan malam, kebutuhan tidur mereka masih berkisar 10-11 jam. Artinya, mereka optimal bangun pada pukul 06.00-07.00 pagi. Berbagai data membuktikan manfaat tidur bagi anak.

Penelitian Dr Kyla Wahlstrom membuktikan bahwa dengan memundurkan jam masuk sekolah hingga pukul 08.40,angka absensi siswa menurun,nilai-nilai mereka membaik, prestasi olahraga meningkat, dan yang mengejutkan angka kenakalan pun menurun drastis. Sebab, tidur yang cukup akan membuat emosi lebih stabil sehingga mereka lebih merasa bahagia. Pada tahun 2000,Meier juga memublikasikan bahwa anak yang merasa cukup istirahat memiliki daya tangkap yang tinggi, citra diri yang positif,dan motivasi tinggi untuk meningkatkan performanya di kelas.

Akibat Kurang Tidur

Pada anak, dengan adanya jam biologis, kita tidak dapat begitu saja memajukan jam tidur.Akibatnya, dengan memajukan jam masuk sekolah, jelas mereka akan kekurangan tidur. Dengan berkurangnya tidur,segala manfaat yang dapat diperoleh dari tidur akan berkurang,dan ini bersifat permanen.

Bayangkan,jika seorang anak SD tidur pukul 20.00 dan pada pukul 05.00 pagi harus dibangunkan.Pada saat akan membangunkan, perhatikan bahwa ada gerakan bola mata di balik kelopak mata yang menutup rapat.Itu bisa pertanda anak sedang bermimpi, berarti ia sedang mengembangkan potensi otaknya.Jika dibangunkan, berarti kita memotong proses perkembangan itu, dan potensi yang seharusnya tumbuh akan hilang selamanya! Kita pun harus mempertimbangkan siswa usia remaja yang sudah bisa mengendara.

Pada usia ini mereka sering kali mempertaruhkan nyawa hanya untuk bisa cepat sampai ke sekolah.Tahukah Anda bahwa mengendara dengan kantuk, jauh lebih berbahaya daripada mengendara sambil mabuk?

Kesimpulan

Tidur bukanlah sifat pemalas seperti yang menjadi anggapan orang selama ini. Justru dengan tidur yang sehat, anak dapat memaksimalkan potensi diri sehingga produktivitas meningkat.

Dengan demikian, mungkin Pemerintah DKI dapat mempertimbangkan kembali kebijakannya, dan memundurkan jam masuk sekolah agar sesuai dengan jam biologis anak. Hasilnya nanti, kesehatan, kecerdasan, kreativitas, dan kebahagiaan anak-anak bangsa akan terjamin.(*)

Dr Andreas Prasadja, RPSGT

Sleep Physician, Sleep Disorder Clinic – RS Mitra Kemayoran Jakarta, 

Google
blog-indonesia.com
Click here to join tidur_sehat
Click to join tidur_sehat

Apnea
Uploaded by prasadja

Penderita OSA
Video sent by prasadja

Sleep Lab
Uploaded by prasadja