Jam Masuk Sekolah Dimajukan, Kualitas Anak Terancam

Jam Masuk Sekolah Dimajukan, Kualitas Anak Terancam

Rencananya, Pemprov DKI tahun depan akan memajukan jam masuk sekolah menjadi pukul 6:30. Alasannya adalah untuk mendistribusikan volume kendaraan sehingga kemacetan dapat dikurangi. Tetapi tampaknya para pengambil keputusan ini belum mendapat masukan yang lengkap, terutama terhadap dampaknya bagi kualitas anak. Dari sisi kedokteran tidur, ada dua hal yang menjadi kekhawatiran kami, pertama kecukupan tidur anak, kedua kekacauan jam biologis anak.

Tidur

Sudah menjadi pendapat umum bahwa bangun pagi menunjukkan suatu sikap terpuji. Dengan semangat dan disiplin yang kuat seseorang dapat membiasakan bangun pagi mengalahkan rasa kantuk yang identik dengan kemalasan. Tapi sebenarnya tidaklah demikian.

Kecukupan tidur seseorang adalah mutlak. Rasa segar penuh vitalitas saat bangun tidur, selalu ingin ditiru dan dirasakan seseorang sepanjang waktu. Itu sebabnya di sepanjang sejarah manusia kita dapat melihat berbagai penemuan stimulan, mulai dari kafein, kokain hingga nikotin. Tetapi kata ‘stimulan’ yang sudah terlanjur populer ini sebenarnya kurang tepat karena zat-zat tersebut tidak memberi stimulasi, hanya menghambat kantuk. Hingga kata yang paling tepat sebenarnya adalah, hipnolitik. Kesimpulannya, tidak ada suatu zat pun yang dapat menggantikan tidur.

Tidur, jika dipandang sebagai suatu aktivitas yang pasif menimbulkan kesan malas. Sebenarnya tubuh dan otak amatlah aktif saat tidur. Kemampuan produktifitas kita di saat terjaga justru ditentukan oleh proses tidur seseorang. Bayangkan, kita menghabiskan sepertiga hidup kita untuk tidur. Jika tidur tidak bermanfaat berarti ada yang salah dengan proses penciptaan manusia.

Dalam tidur berlangsung proses perbaikan sel-sel yang rusak. Hal ini sudah diajarkan dalam mata pelajaran IPA saat saya SMP dulu. Pada usia anak khususnya, dalam tahapan tidur dalam dikeluarkan hormon pertumbuhan (growth hormone) yang berperan dalam proses tumbuh kembangnya. Daya tahan tubuh pun sebenarnya bekerja optimal pada saat tidur. Sementara tahap tidur mimpi diyakini oleh para ahli sebagai tahapan dimana kemampuan otak dijaga.

Jam Biologis

Di dalam tubuh manusia terdapat jam biologis yang berdetak menentukan saat-saat yang baik untuk beraktivitas ataupun beristirahat. Dengan menyesuaikan jadwal aktivitas dengan jam biologis, produktivitas kita akan menjadi maksimal.

Contoh yang paling mudah, adalah dengan melihat pola aktivitas remaja. Mereka bangun di pagi hari untuk mengejar masuk kelas jam 7:00. Di saat pelajaran dimulai, banyak diantara mereka yang seola masih mengawang-awang sulit berkonsentrasi. Untuk benar-benar menyerap pelajaran, mereka membutuhkan usaha keras. Tetapi ketika jam sudah mendekati pukul 10:00, seolah ada energi baru yang menyusup. Suasana hati lebih gembira, mengikuti pelajaran pun jadi terasa lebih mudah dan menyenangkan. Ini berlangsung hingga jam pulang sekolah. Sementara di malam hari, tak jarang kita temui remaja yang sedang asyik belajar atau berkarya pada jam 21:00-22:00 dimana orang tuanya sudah mulai mengantuk. Bahkan sering kita dengar keluhan remaja yang sulit tidur jika belum lewat tengah malam. Sebenarnya ini normal bagi jam biologis mereka.

Sayangnya, mereka harus mengikuti jadwal yang ditentukan oleh orang dewasa sehingga banyak di antara mereka yang mengalami kurang tidur kronis tanpa benar-benar menyadarinya. Salah satu tandanya adalah letupan emosi yang dapat berujung pada kenakalan remaja.

Gangguan ini jadi amat berbahaya jika mereka mulai berkendara. Kondisi kurang tidur kronis yang mereka derita mengurangi kemampuan mereka berkendara. Meski kebanyakan mengaku tidak pernah tertidur, tetapi kemampuan refleks mereka amat buruk, hingga kecelakaan pun sulit dihindari.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Kyla Wahlstrom menunjukkan bahwa dengan membuktikan bahwa dengan memundurkan jam masuk sekolah hingga 8:40 amat bermanfaat bagi para murid. Angka absensi mereka menurun, nilai-nilai mereka membaik, prestasi olah raga yang juga meningkat dan daftar siswa absen semakin menurun.

Tak heran jika kini beberapa sekolah di negara-negara maju justru mempertimbangkan untuk memundurkan jam masuk sekolah menjadi pukul 8:30 pagi.

********************

Bagi saya pribadi, ketika sedang melihat anak saya tidur. Lalu tampak bola matanya bergerak-gerak di balik kelopak matanya yang terpejam, saya tahu bahwa dalam lelap tidurnya otak sedang mengalami pertumbuhan. Sayang khan kalau prosesnya harus dihentikan atas nama 'rajin.'

 

 

Dr. Andreas Prasadja, RPSGT

sleep technologist

Sleep Disorder Clinic – RS. Mitra Kemayoran

sleepclinic@mitrakeluarga .com

http://sleepclinicjakarta .tblog.com" title="http://sleepclinicjakarta .tblog.com" target="_blank"http://sleepclinicjakarta .tbl...

Jl. HBR. Motik, Kemayoran

Jakarta 10630



posted by: yusril_anakSMA67jakarta (reply)
post date: 11.28.08 (5:29 pm)

duhh.. pdhal qta pra pelajar udah ngerjain tgas aj ampe jam 10-12an.. tiap pagi harus bangun jam 4 supaya bs berangkat jam 5.30.. trus nyampe jam 6.45an.. klo msk jam 6.30, hrus bangun jam berapa???? kecuali klo pemerintah menjamin g ada tgas utk murid :P



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 11.28.08 (7:12 pm)

Reply to:
Yusril yang baik,
Moga-moga ya pemprov tidak jadi menjalankan kebijakan ini...

Dr. Andreas Prasadja, RPSGT



posted by: Rina (reply)
post date: 12.12.08 (11:41 am)

Tp soal bangun dan masuk sekolah lebih siang katanya di amerika sana jg msh pro-kontra ya Pak Dokter? Bangun siang cuma manja'in anak dan bikin tambah malas. Di Georgia Atlanta malah ada yg masuknya jam 6.40, pdhl khan brrrr... dingin banget tuh kalo winter. Konyolnya hampir semua SMU di US masuk paling laat jam 7.00, hiiii langit masih gelap, seureum! Mendingan bobo aja deh. Gpp gak kebagian rejeki, yg penting selimut bok.




posted by: Evans (reply)
post date: 12.15.08 (7:35 am)

Sebagai pelajar, tentu saja lebih enak apabila jam sekolah dimundurkan setelah jam kerja, contohnya apabila jam kerja kantor jam 8.00 maka sekolah jam 8.20. Tetapi tentu saja apabila tujuannya menghindari macet, perlu dibuat expansi jalan. O iya, apakah di sini ada yang bisa memberi pendapat mengapa yang memberi peraturan adalah Pemprov DKI, padahal seharusnya yang mengubah peraturan adalah DEPDIKBUD / DEPDIKNAS ?



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 12.15.08 (2:46 pm)

Reply to:
Dear Rina,
Di Amerika hal ini memang masih dalam perdebatan. Tidak mudah menggeser jam masuk sekolah karena berkaitan dengan pelayanan publik, penyediaan transportasi, masalah kerja paruh waktu para siswa dll.
Dan lagi, sama seperti di Indonesia, banyak orang masih berkeyakinan bahwa bangun pagi menunjukkan sikap yang terpuji.
Namun di sana pun terjadi sebuah fenomena yang mengkhawatirkan. Yaitu konsumsi obat "peningkat vitalitas" yang tampaknya sudah sedemikian umum dikalangan remaja.

Dr. Andreas Prasadja, RPSGT



posted by: Aheng (reply)
post date: 12.17.08 (11:38 am)

Saya sebagai orang tua dari 2 putra saya yang masih duduk di bangku smp dan sd, merasa keberatan dengan keputusan pemrov dki memajukan jam masuk sekolah menjadi pk 06.30.. Padahal,sebenarnya kemacetan lalu lintas tidak dikarenakan jam anak sekolah saja,solusi yg tepat justru mundurkan saja jam masuk sekolah menjadi pk08.00..karena pada jam ini, kepadatan lalu lintas sudah banyak berkurang.. Di negara maju asia, kita ambil contoh taiwan, sekolah di sana masuk pukul 08.00.. Saya juga turut prihatin dengan orang2 yg duduk menjabat di pemrov dki karena semaunya saja dalam membuat keputusan yang pada dasarnya sangatlah tidak masuk logika.. Jika ingin mengurangi kepadatan lalu lintas, lakukanlah langkah jitu salah satunya dengan pembatasan usia kendaraan dengan masa pakai 15 tahun paling lama sudah didaur ulang.. Kenyataan yang saya lihat di indonesia justru sangatlah memprihatinkan.. Volume kendaraan baru terus melimpah ke jalanan,sedangkan pengguna kendaraan yang usianya sudah lebih dari 15 tahun masih diperbolehkan lalu lalang dan perpanjangan stnk diijinkan.. Sebenarnya dalam hal ini juga menambah polusi udara.. Ketidak teraturan kendaraan umum seperti angkot,mikrolet,dll juga menjadi penyebab utama terbesar kemacetan di dki yang saya lihat selama ini.. Belum lagi ditambah dengan urban society yg datang dari bogor,bekasi,tangerang yang bekerja di jakarta turut memenuhi ibukota.. Jadi kesimpulan yang dapat kita tarik dalam hal ini ialah janganlah mengambil keputusan dari sebelah pihak saja tanpa melihat pihak lain yang terkait.. Saya sebagai orang tua murid juga merasa keberatan jika anak2 harus bangun lebih pagi di saat mereka sedang terlelap, jangan samakan kondisi fisik anak2 dengan orang dewasa.. Kita orang dewasa kuat saja bangun lebih pagi atau bahkan bergadang.. Tapi bagaimana dengan mereka yang sekolah,terutama yang rumahnya jauh dari tempat mereka sekolah.. Masuk sekolah jam 7 saja, banyak yang telat bagaimana jam setengah 7.. Terima kasih atas perhatiannya pak dokter.. Salam



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 12.17.08 (8:03 pm)

Reply to:
Terima kasih juga atas keprihatinannya. Kalau begitu, mohon sebarkan juga tulisan ini biar semakin banyak orang mengerti kerugian jika peraturan ini jadi diterapkan.

Terima kasih,
Dr. Andreas Prasadja, RPSGT



posted by: Joe (reply)
post date: 01.13.09 (4:22 am)

Sbg plajar saya stju krn meskipun bnyk keluhan mengenai mslh ini tp bila dilihat dari manfaatnya sepertinya ckup baik dan tidak ad salahnya untuk dicoba.Krn setelah diliat bahwa jam kerja pun dimundurkan di setiap wilayah di DKI ini maka akan memberi dmpak kurangnya kemacetan. Selain itu jg menrut saya salah satu tjuan pmerintah memajukan jam skolah adlh untuk mengawasi para pelajar yang terlibat tawuran,krn dngan msuk sekolah pkul stngah 7 mka polisi dapat bertugas dengan baik untuk mengawasi para pelajar yg berlalu lalang krn jalan2 pst msih sepi di jam2 segitu.Namun memang selain mengadakan kebijakan ini jg seharusnya pemerintah memberikan kebijakan lain untuk membantu para masyarakt membiasakan diri,misalnya dengan memperbanyak bus sekolah yang benar2 efektif untuk mengantar para pelajar sehingga tidak perlu repot-repot untuk mngantar anak2 untuk bersekolah.Atau dengan pengadaan angkutan umum yg sedikit tp efektif di pagi hari sehingga setiap pelajar dpt memulai untuk membiasakan diri bersekolah lbh awal.Sisanya menurut saya hanyalah masalah mengatur waktu tidur untuk msyarakt terutama bagi pelajar.^^



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 01.13.09 (5:44 pm)

Reply to:
Joe yang baik,

Terima kasih atas masukan Anda. Pertama saya ingin menekankan tentang adanya jam biologis yang berdetak dalam tubuh. Jam biologis ini menentukan saat-saat yang optimal bagi seseorang beraktivitas atau cenderung tidak bersemangat atau mengantuk.

Misalkan pada siswa usia remaja. Pada kelompok usia ini seseorang mempunyai kebutuhan tidur 8,5-9,25 jam dengan pergeseran jam biologis yang signifikan. Misalkan di pagi hari. Pukul 7:00 mereka masih dalam jam biologis yang ideal untuk tidur, dan bangun pada jam 7:30-8:00. Mereka ideal untuk mulai menyerap pelajaran pukul 9:00. Ini sebabnya banyak siswa yang merasa pelajaran di pagi hari kurang menarik, dan ketika memasuki pukul 9:00 ke atas mereka merasa penuh semangat menerima pelajaran. Di sekitar jam makan siang, semua orang cenderung mengantuk (tak ada hubungan dengan makan.) Jam 16:00-17:00 kelompok usia ini merasa lelah tak bersemangat, berlawanan ketika sudah jam 18:00 mereka penuh dengan ide-ide kreatif. Di malam hari, saat orang tuanya sudah mengantuk, pukul 22:00 mereka segar bugar penuh vitalitas sehingga banyak remaja yang merasa mudah belajar pada jam-jam ini. Dan rasa kantuk baru mulai menyerang di sekitar tengah malam.

Dengan adanya jam biologis ini seorang siswa remaja sulit mengatur waktu tidurnya. Mereka bisa tertidur lebih sore akibat beban hutang tidur yang ditanggung. Namun sayang sekali bila mereka harus tidur kelelahan di saat sebenarnya optimal baginya untuk belajar.

Ini juga sebabnya, banyak negara bagian di Amerika mulai memundurkan jam masuk sekolah hingga pukul 8:30 untuk menyesuaikan aktivitas siswa dengan jam biologisnya.

Sudah banyak juga penelitian yang membuktikan, bahwa dengan memundurkan jam masuk sekolah akan meningkatkan prestasi akademis dan olah raga seorang siswa. Sebaliknya jumlah absensi dan angka kenakalan remaja jadi merosot.

Jadi, dengan mencukupi kebutuhan tidur dan memperhatikan jadwal biologis akan menjamin kesehatan, kecerdasan dan kebahagiaan seorang siswa.

Salam,
Dr. Andreas Prasadja, RPSGT





posted by: ammar s. (reply)
post date: 01.20.09 (2:24 am)

ga setuju!! seharusnya jangan dipercepat! malahan tambah macet!! kalo mau,di lambetin aja.jam sembilanan kek.kan anak 2 juga butuh istirahat,,emangnya kita robot?? gimana nanti nasib tunas bangsa kita?? kalo masuknya pagi kaya gini, anak-anak kan belajarnya kaga konsentrasi malahan pada ngantuk.....



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 01.25.09 (1:21 am)

Reply to:
Pak Ammar yang baik,
Mari suarakan pendapat kita ini. Mungkin Bpk. bisa bantu dengan memperbanyak dan menyebarkan tulisan saya ini. Thanks...


Your Name:


Your Comment:


Google
blog-indonesia.com
Click here to join tidur_sehat
Click to join tidur_sehat

Apnea
Uploaded by prasadja

Wawancara Penderita OSA
Uploaded by prasadja

Penderita OSA
Video sent by prasadja

Wawancara Penderita OSA - TPI
Uploaded by prasadja

Sleep Lab
Uploaded by prasadja