Klinik Gangguan Tidur
Informasi Seputar Kesehatan Tidur |
![]() Blog For Free! Archives Home 2008 September 2008 August 2008 June 2008 May 2008 April 2008 March 2008 January 2007 November 2007 October 2007 August 2007 July 2007 May 2007 March 2007 February 2006 September 2006 July 2006 June 2006 May 2006 April 2006 March My Links Tanya Dokter Anda sehat-online Online Education in Sleep Management Respironics Tidur Sehat dan Gangguannya, Harian "Suara Merdeka" Artikel Gangguan Tidur "Tabloid NOVA" Liputan 6 SCTV American Academy of Sleep Medicine RES MED hanyawanita.com Resindo Medika Mendengkur, Jurnal Nasional Mitra Keluarga Puritan Bennett Sleep tBlog My Profile Send tMail My tFriends My Images Sponsored Blog
![]() Click to join tidur_sehat |
posted by: joko sutrisno (reply) post date: 06.26.06 (6:07 am) 1. apa penyebab orang mengalami ketindih? 2. bagaimana agar tidak ngilindur waktu tidur dan tidak mendengkur/ngorok? posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 06.26.06 (5:29 pm) Utk Joko, Fenomena ketindihan, disebabkan rasa lelah, dimana seseorang saat tidur tidak melewati tahapan-tahapan tidur normal, melainkan langsung masuk ke tahap REM. Otak kita masih cukup sadar (belum sepenuhnya tidur,) tetapi sudah cukup tidur hingga tidak dapat bergerak. Pada tahap tidur REM otot kita akan lumpuh total. Supaya tidak ngelindur, tidur harus cukup! Ngelindur hanya terjadi di tahap-tahap awal tidur dimana hutang tidur masih menumpuk. posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 06.26.06 (5:30 pm) Untuk masalah mendengkur, lihat tulisan saya: Bahaya Mendengkur. posted by: Afandi (40 th) (reply) post date: 08.10.06 (3:23 pm) 1. Tanpa diperiksapun nampaknya, saya merasa sebagai pengidap OSA berat. Saat ini saya malu sekali kalo tidur bersama teman karena suara dengkuran saya yang sangat keras. 2. Apa CPAP bisa dibeli bebas dan berapa harganya? 3. berapa lama penggunaan alat ini supaya bisa sembuh. 4. Apa mendengkur juga faktor bawaan, karena anak saya yang laki-laki juga ada kecenderungan mendengkur kalo tidur posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 08.10.06 (10:51 pm) Bpk. Afandi, Penggunaan CPAP tanpa pemeriksaan terlebih dahulu sama dengan malpraktik. Kita lebih dahulu memerlukan angka Apnea-Hypopnea Index sebagai pijakan awal sebelum melakukan terapi. Sehingga selanjutnya kita dapat mengetahui keberhasilan terapi. Seberapa lama harus menggunakan alat tergantung pada AHI tadi. Kemungkinannya memang harus menggunakan seterusnya, seperti menggunakan kaca mata. Mendengkur juga biasanya diturunkan, karena bentuk anatomis juga diturunkan. Terima kasih. posted by: Endange@gmail.com (reply) post date: 04.13.08 (7:57 pm) Yth Dokter Andreas Istri saya berumur 37 tahun, susah tidur sejak desember 2007, sampai hari ini masih belum bisa tidur, ketika diberi obat penenang dia ketakutan untuk meminum karena trauma pada efeknya, apakah istri saya ini harus datang khusus ke klinik ganguan tidur, dan dimana alamatnya? sementara tempat tinggal saya di Serang belum ada Psikiater posted by: nana (reply) post date: 05.03.08 (10:10 pm) bagaimana cara mengatasi nglindur saat tidur? posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 05.05.08 (4:45 pm) Reply to: Dear Nana, Nglindur selalu terjadi pada saat hutang tidur kita tinggi. Untuk mengatasinya, kita harus mencukupi kebutuhan tidur. Dengan sendirinya nanti akan berkurang. posted by: ika (reply) post date: 07.03.08 (9:58 pm) bisa mati ng?? kalo tidur ketindihan kita biarkan posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 07.03.08 (10:43 pm) Reply to: Dear Ika, Ketindihan bisa dialami orang normal. Ini adalah tanda bahwa kita kelelahan. Cara mengatasinya mudah saja, cukupi kebutuhan tidur. Salam, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: noviarta (reply) post date: 07.15.08 (1:19 am) dok, saya mau nanya, gimana caranya mengatasi rasa ngantuk yang berlebihan? posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 07.15.08 (5:01 pm) Reply to: noviarta, Rasa kantuk berlebih biasanya disebabkan oleh kondisi kurang tidur. Cukupi dulu kebutuhan tidur sesuai usia. Jika sudah cukup, namun masih mengantuk, lihat lagi adanya gejala-gejala gangguan tidur seperti, mendengkur, rasa tidak nyaman di kaki saat akan tidur, 'tindihan' dan katapleksi. Coba baca bagian Excessive Daytime Sleepiness (EDS.) Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: erianto (reply) post date: 08.01.08 (6:46 am) dok, benarkah harga CPAP mencapai 20 juta? dan pemeriksaan sekitar 3 juta? Adakah alat lain yang lebih murah? terima kasih posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 08.11.08 (12:30 am) Reply to: yth. Erianto, Benar sekali... Tetapi sekarang sudah tersedia kok yang harganya berkisar 6-8 juta. Sedangkan untuk pemeriksaan sekarang, tersedia apnea screening yang harganya cuma sepersepuluhnya saja. Tapi, karena kurang lengkap, tidak semua orang dapat diperiksa dengan alat tersebut. Info lebih lanjut, silahkan email saya di sleepclinic(at)mitrakeluarga(dot)com Terima kasih, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: Malya (reply) post date: 08.17.08 (8:11 pm) Suami sy m'dengkurnya sgt m'ganggu bhkn posisi tdr miringpun kdg msh bunyi. Kdg2 t'bgn tiba2 sprt yg kehbsn nps. Apa yg hrs sy lakukan? posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 08.21.08 (12:31 am) Reply to: Ibu Malya yang baik, Suami Anda memerlukan pemeriksaan tidur untuk melihat adanya henti nafas saat tidur. Sleep apnea (henti nafas saat tidur) ditandai dengan mendengkur dan kantuk berlebih. Untuk informasi lebih lanjut Anda bisa menghubungi kami di sleepclinic(at)mitrakeluarga(dot)com Salam, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: budiman (reply) post date: 09.13.08 (9:13 am) dok, Anak saya perempuan 8 tahun kalau tidur sulit sekali dibangunkan seperti orang mati.Bahkan sampai ngompolpun masih tetap tidur.Apakah ini gangguan syaraf?kadang kalau bangunpun kesadarannya lama baru timbul? posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 09.14.08 (7:35 pm) Reply to: Yth. Bpk. Budiman, Pada tahap tidur dalam, (Sleep stage N3) memang kita lebih sulit dibangunkan. Saat bangun pun kita perlu beberapa saat untuk sadar akan keadaan sekeliling. Tetapi jika dorongan tidur pada putri Bpk. kuat sekali, hal pertama yang harus diperhatikan adalah kecukupan tidurnya. Apakah cukup 10 jam sehari? Jika sudah cukup, bagaimana nafasnya? Adakah kesan sesak atau mendengkur? Bagaimana dengan mimpi atau gerakan-gerakan saat tidur? Tenang? Gelisah? Salam, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT |
Penderita OSA Video sent by prasadja |