Pola Tidur Remaja - Dewasa Muda
Informasi Seputar Kesehatan Tidur |
![]() Blog For Free! Archives Home 2009 June 2009 May 2009 April 2009 March 2009 February 2009 January 2008 December 2008 November 2008 October 2008 September 2008 August 2008 June 2008 May 2008 April 2008 March 2008 January 2007 November 2007 October 2007 August 2007 July 2007 May 2007 March 2007 February 2006 September 2006 July 2006 June 2006 May 2006 April 2006 March My Links Tanya Dokter Anda sehat-online Respironics Tidur Sehat dan Gangguannya, Harian "Suara Merdeka" Artikel Gangguan Tidur "Tabloid NOVA" Liputan 6 SCTV American Academy of Sleep Medicine RES MED hanyawanita.com Mendengkur, Jurnal Nasional Mitra Keluarga Kelompok Tidur Sehat, Facebook tBlog My Profile Send tMail My tFriends My Images Sponsored Blog
![]() Click to join tidur_sehat |
posted by: astri (reply) post date: 11.28.06 (3:33 pm) good posted by: adit (reply) post date: 11.27.07 (4:54 am) saya kan mahasiswa yang mempunyai tugas dan laporan prakyikum numpuk blm lagi ujian...smua hal itu menuntut saya untuk tidur 5-6 jam..ada ga cara yg membuat tidur 5-6 jam itu jadi efektif? posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 11.27.07 (3:40 pm) Reply to: Adit Dear Adit, #1 rule: tidak ada yg dapat menggantikan tidur. Coba deh, kamu atur tidur supaya cukup. Pekerjaan yang biasanya butuh waktu 2 jam, akan selesai dalam 1 jam! Sudah banyak penelitian yg membuktikan, kalau tidur cukup ternyata lebih produktif. posted by: ayu nirmala (reply) post date: 12.26.07 (6:17 pm) saya sudah hampir setahun belakangn ini punya masalah tidur. saya kesulitan untuk tidur bagiman cara mengatasinya?? hal ini sangt mengganggu saya karena membuat tubuh saya lemah dan menimbulkna kantong mta.. help me.... posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 12.28.07 (11:11 am) Reply to: ayu nirmala Mohon gambarkan lebih lengkap keluhan tidur Anda. Lewat e-mail mungkin? Terima kasih. posted by: talitha (reply) post date: 01.22.08 (9:58 pm) saya baru lulus dan sekarang mulai bekerja. disini saya bekerja hingga larut malam dan pagi hari harus sudah masuk kembali. karen jarak tempuh rumah-kantor yang jauh, maka saya harus segera bangun pagi. dari artikel anda, untuk jenis pekerjaan saya sebaiknya saya justru harus cukup tidur karena saya bekerja otak dan membutuhkan ide kreatif, kritis, dan ketaktitas berfikir. saya memang merasa kemampuan saya tidak optimal karena selalu mengantuk di kantor. bagaimana mensiasati keadaan seperti ini dok? saya rasa saya tidak punya cukup jam untuk tidur sebanyak itu. ada yg dapat saya lakukan untuk tetap menjaga kesehatan saya dan performa saya dok? kalau jam tidur saya adalah 23.00 & bangun jam 4.30 apa kurang untuk kebutuhan orang dewasa? tq dok.. posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 01.23.08 (6:25 pm) Reply to: Dear Talitha, Sampai saat ini belum ada sesuatu apa pun yang dapat menggantikan tidur. Pada saat-saat tertentu dimana kamu membutuhkan kreatifitas berpikir, bisa saja kamu mengkonsumsi stimulan (coklat misalnya.) Karena coklat akan memberikan rasa senang dan bersemangat untuk sementara waktu. Tetapi ketika efeknya memudar, kamu akan kembali didera kelelahan. Untuk itu, cobalah untuk mengatur ritme kerja dan istirahat lebih baik. Misalkan dengan lebih banyak tidur di akhir minggu. Atau sempatkan tidur siang singkat di jam istirahat (15-30 menit saja sudah cukup.) Jika demikian, ingat juga untuk menjelaskan pada rekan2 kerja pentingnya tidur siang demi produktifitas. Karena terus terang, masyarakat kita masih menganggap tidur siang sebagai tanda kemalasan. Selamat mencoba! posted by: angga (reply) post date: 02.09.08 (6:15 pm) saya mau tanya ada gak hub antara merokok dengan sulit tidur..apa pengaruh rokok terhadap tidur?terima kasih posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 02.10.08 (5:38 pm) Reply to: Angga Nicotine adalah salah satu zat stimulan, seperti halnya kafein, jelas ia dapat mengganggu tidur. posted by: dewi (reply) post date: 03.21.08 (7:41 pm) bagaimana pola tidur pada perokok?apakah terdapat perbedaan yg signifikan dgn pola tidur yg bkn perokok?ada penelitian yg menyebutkan ttg itu ga?thanks posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 03.23.08 (5:31 pm) Reply to: Dear Dewi , Nicotine jelas mempengaruhi pola tidur. Perokok membutuhkan waktu untuk tidur lebih lama, dan tidur pun kurang dalam. Nicotine termasuk dalam kategori zat stimulan. Segera saya akan menuliskan artikelnya. Salam, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: rachma (reply) post date: 04.10.08 (6:23 pm) dok..aq mw nanya.. skrg kan aq kuliah sambil kerja..dan dikerjaan aq aq berhadapan sama komputer tiap hari dari pagi sampai siang.. pulang kerja langsung pergi kuliah..karna pulang kuliah malam jadi aq susah tidur dan terkadang sudah jadi kebiasaaan tidur jan setengah 11 atau jam 11.. paginya harus bangun lagi jam setengah 6.. aq sering merasa ngantuk ga jelas..dan semenjak tidur malam kulit saq jadi berjerawat.. seharusnya aq gimana dok.? makasiii... posted by: Luthfia (reply) post date: 04.15.08 (12:05 am) Dok, sya mempunyai masalah kalau belajar siang, apa lagi kalau baca buku ngga pernah tahan lama. tiap blajar ato baca sebentar selalu saja ngantuk. Padahal bentar lagi khand dha mo UN. Kalo waktunya abis buat tidur yang harusnya banyak blajar malah tidur gimana ? Tolong donk dok kasih solusi ato tips2nya bwt ngilangIn kantuk. Repp pliz 'n thanx .(. posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 04.17.08 (6:17 pm) Reply to: Dear Dharma, Kamu jelas kurang tidur. Kebutuhan tidur kamu 8,5-9,25 jam sehari. Untuk itu cobalah untuk memajukan jam tidur selama 15 menit setiap minggu. Misalkan biasa tidur jam 11, majukan jadi 10.45. Setelah terbiasa selama 3 malam, majukan lagi 15 menit. Target, cukup tidur jam 10. Semoga membantu posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 04.17.08 (6:22 pm) Reply to: Dear Luthfia, Kamu harus mengatur jadwal dengan baik. Tindakan mengurangi tidur demi belajar, tidaklah bijaksana. Dengan tidur yang cukup, kemampuan belajar akan meningkat jauh sehingga waktu belajar mu akan jauh lebih singkat juga. Selamat mencoba... posted by: fajriah hs (reply) post date: 05.11.08 (2:55 am) saya mahasiswa,waktu semester 1, saya merasa pola tidur saya normal. namun, pada semester 2, saya disibukkan dengan membuat laporan praktikum dan tugas yang benar-benar menyita waktu sehingga saya terkadang hanya sempat tidur selama 3 atau 4 jam saja... kuliah tidak mengantuk, tapi dari wajah terlihat lesu,dan saya takut kena insomnia...karena kadang pada malam yang santai, justru tidak bisa tidur kurang dari jam 12 malam...! posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 05.12.08 (2:00 am) Reply to: fajriah hs Jangan takut insomnia. Pada usia mu memang demikian jam biologisnya (tidur di jam 12.00), kecuali jika terlalu lelah akibat kurang tidur. Biasakan saja pola tidur yang teratur, dan hindari konsumsi stimulan. Salam, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: rini (reply) post date: 05.15.08 (12:55 am) Dr..saya mahasiswa lg nyusun skripsi tentang kualitas tidur,tapi saya bingung saat membuat instrumen penelitiannya. saya mau tanya indikator kualitas tidur itu apa aja sih? posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 05.15.08 (5:52 pm) Wah... selamat... menarik sekali, apa penelitian Anda? Untuk mengukur kualitas tidur, yang terbaik adalah dengan Polysomnography di sleep laboratory. Kualitas tidur yang baik dilihat dari arsitektur tidur atau hypnogram. Salah satu syaratnya adalah Stage N1 sleep 10% dari tidur, Stage N2 50%, Stage N3 20%-25% dan Stage R 20%-25%. Tapi pemeriksaan ini cukup mahal. Alternatif lain adalah dengan mengukur seberapa mengantuknya seseorang di siang hari lewat kuesioner Epworth Sleepiness Scale. Tetapi responden harus tidur cukup, dimana pada usia dewasa tidur 8 jam sehari (sekurangnya 1 minggu sebelum menjawab,) atau pada remaja/dewasa muda tidur 8,5-9,25 jam sehari. Salam, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: widya (reply) post date: 06.25.08 (7:21 am) Dr, saya sedang menyusun karya tulis ilmiah tentang hubungan mendengkur dengan mengantuk yang menggunakan epworth sleepiness scale. saya mau tanya, kriteria dilakukan ESS selain harus tidur cukup apa aja ya? saya bingung kapan harus menanyai responden, apakah ada pengaruh ditanyakan 2 jam setelah bangun tidur atau 6 jam setelah bangun tidur? terima kasih Dok,, posted by: widya (reply) post date: 06.25.08 (7:25 am) maaf Dok, ada yang ketinggalan.. kira-kira ada klasifikasi ESS yang pasti gak dari skor 0 - 24 itu? misalnya normal di scor brapa, ngantuk di skor brapa? makasih dok.. posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 06.25.08 (7:11 pm) Reply to: Dear Widya, Please e-mail me at sleepclinic(at)mitrakeluarga(dot)com Thank you, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: ardi (reply) post date: 06.27.08 (7:41 am) saya op warnet dan sering dapat sif malam hari tapi saya jika siang hari tidur dari jam 8-3 apakah cukup menggantikan tidur di malam hari posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 06.29.08 (4:57 pm) Reply to: Ardi yang baik, Pada pekerja shift penting untuk memperhatikan jadwal tidur. Ketika tidak shift malam, dianjurkan untuk mencukupi kebutuhan tidur sekurangnya 8,5 jam sehari. Shift juga diusahakan berganti-ganti sesuai arah jarum jam. Misalkan ada 3 shift, dua hari pagi, dua hari siang, dua hari malam dan dua hari libur. Saat habis shift malam, sebaiknya tidur yang nyaman dengan suasana gelap. Dengan tidur jam 8-3 cukup baik, asalkan tidak setiap hari dan maksimum 3 hari berturut-turut. Salam, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: wilde (reply) post date: 08.20.08 (10:56 pm) SAYA JUGA Punya masalah tidur yang slalu mengganggu saya, krn saya sering tidur kemalaman n saya juga sering molor saat perkuliahan dimulai, inilah yang membuat saya sangat sulit untuk menentukan saat tidur karena terbatasnya waktu unk tidur. posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 08.21.08 (12:38 am) Reply to: wilde yang baik, Tidak ada suatu zat pun yang dapat menggantikan tidur. Aturlah aktivitas dan jam tidur kamu. Dengan memaksakan diri terus beraktivitas tanpa memperhatikan kesehatan tidur malah menurunkan produktivitas. Salam, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: dian (reply) post date: 02.23.09 (4:34 am) Dr, saya sedang menyusun skripsi tentang kualitas tidur juga. Saya juga bingung untuk insrumen penelitiannya. Di atas saya sudah membaca tulisannya rini. Dokter menganjurkan menggunakan Epworth Sleepiness Scale. Apakah skala itu sudah pernah digunakan di Indonesia? Menurut teman saya, kalo skala luar negri itu kita harus minta ijin dulu untuk menggunakannya, kecuali memang sudah pernah digunakan di Indonesia. Bagaimana dok? posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 02.24.09 (8:49 pm) Dear Dian, Minta ijin via internet saja kok. Tidak sulit. Dan setahu saya tanpa biaya. :) Sukses skripsinya... Dr. Andreas Prasadja, RPSGT posted by: arhiderrr (reply) post date: 02.28.09 (5:21 am) Nice article posted by: arhiderrr (reply) post date: 02.28.09 (1:49 pm) Nice article posted by: arhiderrr (reply) post date: 02.28.09 (10:04 pm) Nice article posted by: arhiderrr (reply) post date: 03.01.09 (5:54 am) Nice article posted by: arhiderrr (reply) post date: 03.01.09 (1:51 pm) Nice article posted by: Merlyan (reply) post date: 03.26.09 (5:42 am) Dok knp yah qu mudah bgt ngantuk,dlm 1 hari qu bisa tidur mpe 12jam,,gmn solusinya spya gk berlebihan tidur??? posted by: sleepclinicjakarta (reply) post date: 03.27.09 (7:59 pm) Reply to: Dear Merlyan, Apakah tidur 12jam setiap hari. Yang terbaik, lihat dulu jadwal tidurnya...sudah teratur blum? Selain itu tanyakan juga pada orang lain. Pada saat tidur, adakah dengkuran? Atau gerakan-gerakan pada kaki? Salam, Dr. Andreas Prasadja, RPSGT |
Penderita OSA Video sent by prasadja |