Lab TidurPola Tidur Anak

Informasi Seputar Kesehatan Tidur


Blog For Free!


Archives
Home
2009 June
2009 May
2009 April
2009 March
2009 February
2009 January
2008 December
2008 November
2008 October
2008 September
2008 August
2008 June
2008 May
2008 April
2008 March
2008 January
2007 November
2007 October
2007 August
2007 July
2007 May
2007 March
2007 February
2006 September
2006 July
2006 June
2006 May
2006 April
2006 March

My Links
Tanya Dokter Anda
sehat-online
Respironics
Tidur Sehat dan Gangguannya, Harian "Suara Merdeka"
Artikel Gangguan Tidur "Tabloid NOVA"
Liputan 6 SCTV
American Academy of Sleep Medicine
RES MED
hanyawanita.com
Mendengkur, Jurnal Nasional
Mitra Keluarga
Kelompok Tidur Sehat, Facebook

tBlog
My Profile
Send tMail
My tFriends
My Images


Sponsored
Blog


blog-indonesia.com
Click here to join tidur_sehat
Click to join tidur_sehat

Pola Tidur Anak
05.08.06 (1:08 pm)   [edit]

Bayi baru lahir biasanya tidur selama 16-20 jam yang dibagi menjadi 4-5 periode. Pola tidur bayi masih belum teratur, karena jam biologis yang belum matang. Tetapi perlahan-lahan akan bergeser sehingga lebih banyak waktu tidur di malam hari dibandingkan dengan siang hari.

Keluhan gangguan tidur biasanya datang dari orang tua yang sulit menerima jam tidur si bayi. Dikatakan bahwa orang tua kekurangan tidur 2 jam setiap harinya hingga si bayi berusia 5 bulan. Sedangkan mulai usia 5 bulan sampai 2 tahun, oran tua kehilangan 1 jam waktu tidur setiap malamnya. Sehingga orang tua pun perlu menyiasati waktu tidurnya sesuai dengan pola tidur bayi.

Mulai usia 2 bulan bayi mulai lebih banyak tidur malam dibanding siang. Di usia 3-6 bulan jumlah tidur siang pun semakin berkurang, kira-kira 3 kali dan terus berkurang hingga 2 kali pada bayi usia 6-12 bulan. Menjelang usia 1 tahun biasanya ia hanya perlu tidur siang satu kali saja dengan total jumlah waktu tidur berkisar antara 12-14 jam.

Tips bagi orang tua:

  • Latih anak Anda agar mengerti bahwa malam hari adalah waktu untuk tidur, dan siang hari adalah waktu untuk bangun. Salah satu caranya adalah dengan mengajaknya bermain hanya di siang hari saja, tidak di malam hari.
  • Latih bayi Anda agar mengetahui bahwa tempat tidur adalah tempatnya untuk tidur. Letakkan si kecil di tempat tidur saat ia sudah mengantuk, hindari membiarkannya tidur dalam gendongan Anda atau di ruangan lain.
  • Lampu utama sebaiknya dimatikan, dan nyalakanlah lampu tidur yang redup.
  • Ketika ia terbangun ajari anak untuk tidur kembali. Jangan nyalakan lampu! Tenangkan dengan kata-kata lembut. Selanjutnya tinggalkan ia sendiri untuk kembali tidur. Jika menangis lagi, biarkan dulu 5 menit baru tenangkan lagi. Berikutnya jika kembali menangis tunggu 10 menit. Dan seterusnya hingga 15 menit. Malam berikutnya tambah waktu tunggu 5 menit, yaitu 10 menit, 15 dan 20 menit. Biasanya seorang anak memerlukan waktu hingga 2-3 malam. Jika gagal, hentikan dulu prosedur ini, dan coba lagi setelah 1 bulan (cara ini diperkenalkan oleh Richard Ferber, Boston's Children hospital.)

Mulai usia 2 tahun, anak tidur selama 12-13 jam, dengan 1-2 jam tidur siang dan 11 jam tidur malam. Pada usia ini biasanya anak tidak mau tidur sendirian dan bangun menangis di tengah malam.

Berbeda dengan kita orang dewasa, anak-anak sering mengalami disorientasi saat bangun. Misalkan saja kita terbangun di tengah malam dan mendapati TV masih menyala, padahal kita ingat betul sudah mematikan TV. Tentu kita akan bangun dengan rasa bingung dan takut. Seperti itulah kira-kira perasaan anak jika terbangun di tengah malam. Hal kecil seperti guling yang terjatuh atau boneka yang salah letak sudah dapat membuatnya takut.

Pada anak-anak irama sirkadian dan dorongan homeostatis untuk tidur sudah lebih baik berkembang, tetapi pada usia tersebut dorongan untuk tidur ataupun bangun amatlah kuat. Ketika bangun mereka benar-benar segar, tapi kalau sudah mengantuk tidak ada yang bisa mencegahnya tertidur. Pernahkan Anda melihat anak yang tertidur saat makan atau bermain?

Yang terpenting adalah menciptakan suasana tidur yang nyaman. Buatlah kamar tidur yang terisi dengan tokoh favoritnya. Suhu yang nyaman, penerangan yang cukup dan suasana yang tenang. Penting juga menciptakan kebiasaan-kebiasaan sebelum tidur agar ia tahu waktu menjelang tidur.

Lingkungan tidur yang kurang baik bisa mengakibatkan mimpi buruk pada anak-anak. Mereka masih belum bisa membedakan antara mimpi dan kenyataan. Tenangkan dengan kata-kata yang lembut dan melindungi.

Sejak usia 6 tahun umumnya seorang anak memerlukan waktu tidur sebanyak 11 jam, tanpa tidur siang. Di usia 10 tahun biasanya ia tidur selama 10 jam. Biasanya anak-anak usia ini menolak untuk tidur karena godaan acara televisi atau PR yang belum selesai. Tetapi begitu meletakkan kepala di atas bantal, mereka langsung tertidur.

Tips mengatur tidur anak:

  • Ritual sebelum tidur: cuci kaki, menggosok gigi, meredupkan lampu, berdoa atau membacakan cerita.
  • Biasakan waktu tidur yang teratur.
  • Jangan lakukan kegiatan yang exciting sebelum tidur.
  • Ajarkan anak untuk tidur sendirian, dan yakinkan kalau Anda tidak berada jauh dari kamar tidurnya.
  • Jika terbangun dan menangis jangan langsung datangi kamarnya, lakukan metode Ferber.
  • Jangan mengunci kamar tidur.
  • Kamar tidur Anak harus nyaman, menarik, tetapi tidak boleh ada TV, video games, atau terlalu banyak mainan.
 


posted by: Yahya (reply)
post date: 05.19.08 (8:17 am)

Nice info..



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 05.20.08 (7:21 pm)

Thank you...



posted by: UmmHuda (reply)
post date: 09.17.08 (9:00 am)

Ini info terlengkap ttg pola tdr yg sy cari slm ini. Thx



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 09.22.08 (6:46 pm)

Reply to:
UmmHuda,

Semoga bermanfaat untuk Anda. Terima kasih,

Dr. Andreas Prasadja, RPSGT



posted by: Joni blues (reply)
post date: 12.11.08 (10:06 pm)

Cool thing



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 12.15.08 (2:47 pm)

Reply to:
Thank you



posted by: Robi - Jakarta (reply)
post date: 12.25.08 (8:16 pm)

Anak saya perempuan 11 tahun (SMP kelas 1). Dia selalu terbangun di malam hari sekitar jam 2 atau 3 pagi kata nya.
Suatu saat memang pernah saya terbangun dan melihat di membuka kamar kami dan hanya melihat dari pintu saja tapi tidak memanggil kami lalu menutup pintu nya dan kembali ke kamar nya.
Saya tanya ada apa dan anak saya bilang ngga ada apa-apa hanya terbangun saja.
Bisa membantu saya untuk menjelaskan dan memberikan saran agar anak saya bisa tidur normal dan bangun dengan segar pada pagi hari.
Terima kasih atas bantuan nya.



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 01.05.09 (5:24 pm)

Reply to:
Yth. Bpk Robi,

Sebelumnya saya perlu tahu tentang kebiasaan tidur putri Bpk. Seperti jam tidur, bangun kemudian juga yang dia rasakan saat bangun serta kebiasaan tidur siang.

Bpk. bisa email saya di sleepclinic(ad)mitrakeluarga(dot)com

Salam,
Dr. Andreas Prasadja, RPSGT



posted by: Bertha Wa'u (reply)
post date: 01.13.09 (9:10 pm)

Keponakan saya berumur 2 bulan,2 minggu terakhir ini jam tidurnya lebih banyak siang.Kalau malam hari mulai jam 10 - jam 5 subuh dia melek. Kenapa ya Dok?. Tx



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 01.13.09 (10:46 pm)

Reply to:
Dear Bertha,
Bayi 2 bulan, jam biologisnya memang belum matang. Untuk itu bayi sebaiknya dilatih untuk tidur lebih sore. Ajarkan juga bayi untuk kembali tidur jika masih subuh. Caranya dengan menenangkan lalu baringkan kembali dalam suasana yang masih gelap.

Salam,
Dr. Andreas Prasadja, RPSGT



posted by: rahmah (reply)
post date: 02.06.09 (6:23 pm)

saya punya keponakan yang berumur 16 bulan, sebulan terakhir sering sekali bangun pada malam hari, dan susuh untuk tidur lagi



posted by: Tia (reply)
post date: 02.17.09 (12:26 am)

Terima kasih buat infonya, saya punya anak perempuan 17 bulan, dia kalo tidur selalu malam selalu jam 10malam suka jg jam 12 malam dan bangun siang, padahal saya sudah mematikan lampu, TV tapi tetep saja dia masih mau main... gimana caranya ya dok supaya merubah jam tidurnya anakku itu...?



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 02.17.09 (10:55 pm)

Reply to:
Ibu Tia yang baik,

Pertama yang harus dilakukan adalah membuat waktu tidurnya teratur. Buat semacam ritual sebelum tidur. Misalkan mulai dari satu jam sebelum jam tidur hentikan semua permainan yang excited. Ganti dengan aktivitas yang akhirnya nanti bisa diidentifikasi sebagai waktu untuk tidur. Misalkan membacakan cerita, menyanyikan lagu... sehingga ia merasa nyaman, tenang dan relaks. Jangan biarkan ia tidur dalam gendongan... Ketika kita lihat dia sudah mulai mengantuk taruh di tempat tidur.

Salam,
Dr. Andreas Prasadja, RPSGT



posted by: Hesti (reply)
post date: 02.26.09 (12:36 am)

Anak saya perempuan umur 14 bulan, sering sekali bangun malam hari. dia tidur mulai pkl.20.00 dan kemudian bangun pkl.22.00 utk minta ASI. selanjutnya bangun lagi pkl.03.00 & pkl.05.00. Stlh itu dia tdk tdr lg. Apakah ini nomal? Perlu diketahui siang hari dia tdr jam 9-10 dan jam 13-15. bagaimana agar anak saya tdr nyenyak pd malam hari?



posted by: Hisbi (reply)
post date: 03.12.09 (8:45 pm)

Dok, Bayi saya usia 4 buln, ASI eksklusif walaupun saya kerja(tidak mau ngedot). Tidur siang rata-rata 1-2 jam digendong pengasuh.Tidur malam mulaijam 7,sering bangun tengah malam.Saya merasa tidurnya sangat kurang,terutama saat siang.Bagaimana mengatur pola tidurnya?



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 03.12.09 (11:57 pm)

Reply to:
Ibu Hisbi yang baik,
memang demikianlah pola tidur bayi usia 4 bulan. Setelah lewat 6 bulan baru nanti terbentuk pola tidur yang lebih terkonsolidasi. Mulai sekarang, sebaiknya mulai diajarkan untuk tidur tidak dalam gendongan. Begitu kita lihat dia sudah mengantuk, letakkan ia di kasurnya dan bimbing agar ia tidur sendiri.

Salam,
Dr. Andreas Prasadja, RPSGT



posted by: Okatarenza bali (reply)
post date: 04.11.09 (8:39 pm)

Dr. Andreas, saya Ibu Renza, anak saya baru berusia 1 bulan, anak saya lebih tenang kalau tidur tengkurap (katanya baik buat jantungnya ya Dok?)..karena kalau tidur telentang sering kaget-kagetan (normal aja kan Dok?)..berapa lamakah maksimal bayi boleh tidur tengkurap? atau sampai bayi merasa capek?.
Terima kasih sebelumnya



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 04.12.09 (7:30 pm)

Reply to:
Ibu Okatarenza yang baik,
Bayi usia 1 bulan sebaiknya tidur dalam posisi terlentang. Jaga saja jangan sampai ada kain selimut atau bantal yang menghalangi jalan nafas. Mengenai terkaget-kaget itu normal saja. Karena perkembangan saraf2 yang aktif.

Salam,
Dr. Andreas Prasadja, RPSGT



posted by: asri (reply)
post date: 06.16.09 (6:49 am)

Dr.Andreas,sy asri di sby mamanya dira,anak sy usia 2bln usia 2mgg-4mgg dira klo dr pg-siang susah tdr klo digendong tdr tp ditaruh nangis br tdr stlh mandi sore mlmpun tdrnya sll terbgn-bgn.Setlh usia 4mgg-6mgg dira mulai lam tdrnya dr jam 8pg-3sore nanti stlh mandi sore tdr lg bgn jam 7mlm lalu jam 10mlm tdr sampe pg tp itu hanya bertahan 2mgg.Nah 2mgg terakhir ini pola tdr dira kembali lg spt mgg2 awal dia lhr dr pg sampe sore cm tdr sktr 1-2jam sj br tdr lg jam 8mlm sampe jam 5pg otomatis dlm sehari dira hanya tdr 10-11jam saja.Itu normal ga si dok buat ukuran bayi 2bln? tktnya krn krg tdr bisa mempengaruhi tumbuh kembang anak saya



posted by: sleepclinicjakarta (reply)
post date: 06.18.09 (1:30 am)

Reply to:
Ibu Asri yang baik,
Secara teori, memang jam tidurnya masih kurang. Tetapi kelihatannya jam biologisnya sudah mulai matang, ini tampak dari tidur siang sedikit dan tidur malam yg lebih panjang. Di siang hari, persiapkan dia untuk tidur dgn tidak mengajaknya bermain-main pada jam tidur siang. Untuk malam hari, saya rasa tidak ada masalah.



posted by: Khalya (reply)
post date: 06.29.09 (3:57 am)

Dok anak sy br 2 bulan pake asi ekslusif tp sdh 4mgg terakhr ini dia pup ny seminggu sekali..emg sh pipis+buang angin ny banyak+feses ny jg biasa.normal g sh dok?


Your Name:


Your Comment:


Google

Apnea
Uploaded by prasadja

Wawancara Penderita OSA
Uploaded by prasadja

Penderita OSA
Video sent by prasadja

Wawancara Penderita OSA - TPI
Uploaded by prasadja

Sleep Lab
Uploaded by prasadja